1. /
  2. Blog
  3. /
  4. Uncategorized
  5. /
  6. Two Minute Rule: 2...

Two Minute Rule: 2 Menit yang Berdampak Besar Bagi Kehidupanmu!

Ada yang pengin bisa menyelesaikan buku setiap dua minggu sekali? Pengin konsisten belajar bahasa Inggris? Atau pengin konsisten review materi sehari sebelum kuliah? Siapa di sini yang pernah mager banget buat ngebangun kebiasaan baru karena kamu ngerasa hal itu berat untuk dilakuin? Jadinya ujung-ujungnya kamu cuman nulis goals kamu, tapi nggak ada progress sama sekali. Sayang banget, kan? Tenang, Venners, ada, nih, solusi yang bisa kamu terapin saat kamu mau ngebangun kebiasaan baru. Namanya adalah 2-minute rule atau aturan dua menit. Hah cuma dua menit? Cukup apaan? Denger satu lagu aja nggak muat. Ayo, siapa yang punya pikiran kaya gitu? Tenang-tenang, biar nggak penasaran langsung aja kita bahas, yuk!

Jadi, 2-minute-rule adalah salah satu topik pembahasan dalam buku Atomic Habit karangan James Clear. Siapa di sini yang udah pernah baca bukunya? 2-minute-rule menyatakan, “Apabila kamu memulai kebiasaan baru, kebiasaan baru itu harus dilakukan kurang dari dua menit.” Tujuannya agar kebiasaan baru dapat dimulai dengan semudah mungkin, sehingga kamu tidak akan ngerasa malas untuk melakukannya.  Hampir setiap kebiasaan dapat diubah menjadi versi dua menit, lho.

  • Menulis tiga halaman menjadi menulis satu kalimat.
  • Membaca buku sebelum tidur menjadi membaca satu halaman.
  •  Belajar untuk kuliah besok menjadi membuka buku catatan
  • Mengerjakan tugas tepat waktu menjadi membaca instruksi tugas setiap selesai kelas
  • Menghafal kosa kata bahasa Inggris menjadi menghafal lima kosa kata bahasa Inggris dalam sehari.
  • Berlari tiga kilometer menjadi memakai sepatu lari.
  • Tidur tepat waktu menjadi mematikan lampu 

Intinya, buat kebiasan baru mudah untuk dimulai karena kalau kamu udah nikmatin permulaannya kamu akan terpantik untuk melakukannya lagi dan lagi. Memulai kebiasaan baru pun nggak lagi jadi tantangan yang menakutkan, deh. Orang-orang mungkin akan memandang aneh kalau kamu ngerasa semangat setelah baca buku satu lembar atau nulis satu kalimat aja. Mungkin orang akan bilang, “Segitu doang?”. Namun, poin utamanya bukanlah melakukan sesuatu hingga selesai, Venners, tetapi menguasai kebiasaan untuk memulai. Keren banget, kan? 

Pokoknya langkah pertama itu modal yang nentuin banget, nih,  karena banyak sekali orang di luar sana yang ragu untuk mulai suatu tindakan dan menyesalinya kemudian. Ada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa orang-orang cenderung menyesal karena tidak melakukan apa yang mereka ingin lakukan daripada menyesali hal-hal yang telah mereka lakukan. People’s biggest regrets tend to involve things they have failed to do in their lives. Seperti kata pepatah pula, nih, Venners, bahwa orang yang tidak pernah gagal adalah orang yang tidak pernah mencoba. So, dengan mempraktikkan 2-minute-rule langkah pertama kalian dijamin jauh lebih ringan. 

Mungkin bagi sebagian orang 2-minute-rule bagaikan sebuah trik yang membodohi diri sendiri karena mereka tahu kalau mereka nggak akan berhenti dalam waktu 2 menit dan tetap harus nerusin apa yang telah mereka mulai. Mereka tahu bahwa mereka tidak boleh puas hanya di halaman pertama. Kalau kamu memikirkan hal yang sama maka kamu bisa benar-benar menghentikan kebiasaan baru itu dalam dua menit. Akhiri setiap pekerjaanmu setelah 120 detik. Berhenti melakukan sesuatu saat kamu mulai terbebani. Ernest Hemingway memercayai hal serupa saat ia sedang menulis. “Cara terbaik adalah selalu berhenti ketika Anda merasa baik,” ujarnya. Dengan pola pikir ini maka kamu akan menjadi lebih konsisten karena kamu tidak pernah menyentuh titik klimaksnya, sehingga kemungkinan besar kamu akan melakukan sesuatu secara berkala. Kamu pun nggak akan lagi ngerasa jenuh dan terbebani. Walaupun kamu cuman menulis satu paragraf dalam satu hari, setidaknya kamu telah berhasil mempertahankan atensi untuk terus melakukan kebiasaan tersebut. Konsistensi itu mahal harganya, lho. Semoga kamu salah satu orang yang konsisten ketika sedang melakukan sesuatu, ya, Venners!

Gimana? Apa kamu tertarik untuk nyoba 2-minute-rule supaya kamu nggak lagi nunda-nunda nugas atau ngelakuin hal yang kamu anggap penting? Momentum tahun baru biasanya jadi sebuah titik tolak untuk membangun kebiasaan baru, nih, dan di bulan terakhir ini banyak banget orang yang lagi ngerancang resolusi yang ingin mereka capai di tahun berikutnya. So,  apakah kamu udah tahu kebiasaan baru apa yang ingin kamu bentuk dan pertahankan dalam jangka waktu lama? Kalau kamu belum yakin untuk take action, kamu bisa banget, nih, terapin 2-minute-rule dan bersiaplah untuk merasakan perubahan besar dalam hidup kamu. 

Referensi:

Clear, J. (2019). Atomic Habit. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Gilovich T, Medvec VH. The temporal pattern to the experience of regret. J Pers Soc Psychol. 1994 Sep;67(3):357-65. doi: 10.1037//0022-3514.67.3.357. PMID: 7965599.

Penulis : Anindyta Fitriyani

Edvan Global Link,
Your Education and Career Planning Partner

Leave a Reply

Your email address will not be published.